Bantu Korban Longsor Bangkit, Polres Kubar Gelar Trauma Healing di Muara Bunyut

KUTAI BARAT TRIBUN GARDA IKN.COM – Langkah pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada fisik, tetapi juga mental para korban. Jajaran Polres Kutai Barat bersama Polsek Melak dan Bhayangkari Ranting Melak menggelar kegiatan Trauma Healing bagi warga terdampak bencana tanah longsor di Kampung Muara Bunyut RT 001, Kecamatan Melak, Sabtu (8/8/2026) siang.

Dipimpin langsung oleh Kapolsek Melak Iptu Rinto C. Simanjuntak, S.H. bersama Ketua Bhayangkari Ranting Melak Ny. Titin Rinto, aksi kemanusiaan ini merangkul 60 warga penyintas yang terdiri dari 10 orang dewasa dan 50 anak-anak. Melalui beragam kegiatan interaktif mulai dari mewarnai, bernyanyi, permainan bola bersama badut, hingga pembagian balon dan kudapan keceriaan kembali menghiasi lokasi pengungsian di tengah suasana pemulihan.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan Trauma Healing ini kami hadirkan untuk meredakan rasa cemas, ketakutan, dan kesedihan mendalam yang dialami warga pascabencana. Fokus utama kami adalah mencegah traumatik berkembang menjadi gangguan stres pascatrauma (Post-Traumatic Stress Disorder), terutama pada kelompok yang paling rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.” Ujar, Kapolsek Melak.

Berada di lokasi pengungsian bukanlah hal yang mudah bagi para korban bencana tanah longsor di Kampung Muara Bunyut. Untuk membantu warga beradaptasi di tengah situasi darurat, Polres Kutai Barat bersama Polsek Melak dan Bhayangkari menghadirkan pendekatan humanis yang penuh keceriaan. Langkah ini difokuskan untuk mendampingi masyarakat khususnya anak-anak agar dapat perlahan melepaskan rasa cemas dan ketakutan akan potensi bencana susulan.

“Kami ingin membantu masyarakat beradaptasi selama berada di posko pengungsian. Melalui pendekatan yang humanis dan penuh keceriaan, kami berharap warga khususnya anak-anak bisa perlahan melepas rasa takut akan potensi longsor susulan.” Sambungnya.

Bencana alam boleh saja membawa duka, namun harapan warga Muara Bunyut tidak boleh padam. Menyadari beratnya cobaan yang dialami para korban longsor, Polres Kutai Barat bersama Polsek Melak dan Bhayangkari hadir memberikan dekapan hangat dan dukungan moral. Kehadiran kepolisian menjadi simbol kebersamaan untuk membakar kembali optimisme dan membangun ketangguhan jiwa warga agar dapat menatap masa depan dengan penuh semangat.

“Bencana ini berat, namun masyarakat tidak sendiri. Kami dari kepolisian dan Bhayangkari berkomitmen hadir untuk menguatkan daya tahan psikologis serta menumbuhkan kembali optimisme dan semangat hidup warga Muara Bunyut agar siap bangkit dalam tahap pemulihan ini.” Pungkasnya.

Reporter: M Sarwani.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *