KUTAI BARAT TRIBUN GARDA IKN.COM – Upaya bersama dalam mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan di Kabupaten Kutai Barat. Personel Polsek Siluq Ngurai bersama Forkopimcam, BPBD, aparat kampung, dan masyarakat berjibaku memadamkan kebakaran lahan di wilayah Kampung Tendiq, Kecamatan Siluq Ngurai, Rabu (26/8/2026).
Pemadaman dilakukan sejak siang hingga larut malam, mulai pukul 11.30 WITA hingga sekitar pukul 23.50 WITA. Kondisi lahan yang didominasi semak belukar dan sebagian area perkebunan membuat upaya pemadaman membutuhkan kerja sama dan mobilisasi personel serta peralatan secara maksimal.
Dari hasil penanganan di lapangan, area yang telah dilakukan pemadaman diperkirakan mencapai kurang lebih 50 hektare. Lahan tersebut terdiri dari semak belukar serta area kebun sawit milik PT PSM.
Kapolsek Siluq Ngurai melalui personel yang berada di lokasi mengatakan, pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan unsur pemerintah kecamatan, BPBD, aparat kampung, dan masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk mengendalikan api sekaligus mencegah agar tidak merambat ke area lainnya.
“Kami bersama Forkopimcam, BPBD, aparat kampung, dan masyarakat terus berupaya melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas. Kondisi di lapangan membutuhkan kerja sama semua pihak, sehingga personel dan masyarakat kami libatkan secara langsung dalam penanganan,” ujar Kapolsek Siluq Ngurai.
Untuk mendukung proses pemadaman, dikerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran Kecamatan Siluq Ngurai. Selain itu, dua unit kendaraan Grand Max milik masyarakat turut digunakan untuk membantu mobilisasi personel dan mendukung kebutuhan operasional selama proses pemadaman berlangsung.
Dalam penanganan tersebut, personel Polsek Siluq Ngurai juga melakukan koordinasi dengan Camat Siluq Ngurai serta mengerahkan aparat kampung dan warga sekitar untuk membantu pemadaman dan mengantisipasi penyebaran api.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Siluq Ngurai Bartolomeus Djukun, M.Si., Sekcam Siluq Ngurai Beni Nuntun, S.Pd., M.H., staf Kecamatan Siluq Ngurai, personel Polsek Siluq Ngurai Aipda Nurdin Paian Sitorus dan Bripda Fryanzer Pangloli, serta masyarakat setempat.
Selain melakukan pemadaman, petugas bersama Forkopimcam dan BPBD juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, khususnya selama musim kemarau.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan dalam bentuk apa pun. Apabila menemukan titik api atau melihat adanya potensi kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin,” lanjutnya.
Sebagai tindak lanjut, tim akan mencari jalur sungai terdekat yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber air untuk mengisi tandon mobil pemadam. Pemantauan terhadap sejumlah titik yang dinilai rawan karhutla juga akan terus dilakukan oleh personel Polsek Siluq Ngurai bersama unsur terkait.
Upaya pemadaman berlangsung aman, lancar, dan tertib. Sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, BPBD, aparat kampung, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah meluasnya kebakaran sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Kecamatan Siluq Ngurai.
Reporter: M Sarwani
Editor: Johansyah






