Cegah Kenakalan Remaja sejak Dini, Kasat Binmas Polres Kutai Barat Beri Edukasi Siswa Baru SMPN 1 Sendawar

KUTAI BARAT TRIBUNGARDAIKN.COM – Guna membentuk karakter positif sejak awal masa pendidikan, Satuan Binmas Polres Kutai Barat (Kubar) turun langsung ke sekolah memberikan penyuluhan mengenai bahaya kenakalan remaja. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 1 Sendawar, Senin (14/4/2026).

Kasat Binmas Polres Kutai Barat, Iptu Samsul Hadi, memimpin langsung kegiatan tersebut di hadapan ratusan peserta didik baru. Kehadiran pihak kepolisian ini disambut hangat oleh jajaran dewan guru dan staf SMPN 1 Sendawar.

Bacaan Lainnya

Dalam arahannya, Iptu Samsul Hadi mengupas tuntas berbagai bentuk kenakalan remaja yang rentan terjadi di lingkungan sekolah maupun pergaulan luar. Ia menyoroti isu-isu krusial mulai dari tawuran, tindakan bullying (perundungan), bahaya penyalahgunaan narkoba dan minuman keras, aksi balap liar, hingga dampak negatif penyalahgunaan media sosial.

“Anak-anakku sekalian, masa SMP adalah fase krusial pembentukan karakter. Jangan sampai salah pergaulan yang justru merusak masa depan kalian. Kenakalan sekecil apapun, jika dibiarkan, akan menjadi kebiasaan buruk yang merugikan diri sendiri dan orang lain,” tegas Iptu Samsul Hadi di depan para siswa.

Lebih lanjut, ia mengimbau para siswa untuk memiliki sikap kritis dan tidak mudah terpengaruh ajakan teman yang menjurus pada tindakan melawan hukum. Pihak kepolisian juga membuka ruang komunikasi bagi siswa untuk berani melapor kepada guru, orang tua, maupun petugas Bhabinkamtibmas apabila melihat atau menjadi korban perundungan serta kekerasan di sekolah.

Kepala SMPN 1 Sendawar menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif Polres Kutai Barat. Menurutnya, edukasi hukum sejak dini sangat krusial bagi siswa baru agar mereka memahami batasan norma dan aturan.

“Kami sangat terbantu dengan kehadiran Polri di sekolah. Kami berharap, setelah kegiatan ini, siswa SMPN 1 Sendawar lebih disiplin, saling menghargai satu sama lain, dan berkomitmen menjauhi hal-hal negatif. Sinergi antara sekolah dan Polres Kutai Barat ini akan terus kami perkuat,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut berlangsung interaktif dan ditutup dengan sesi tanya jawab. Para siswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan, khususnya terkait prosedur menghadapi perundungan di media sosial dan bahaya laten narkotika bagi remaja.

Melalui langkah preventif ini, Polres Kutai Barat berkomitmen penuh untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif, demi mencetak generasi muda Kutai Barat yang berprestasi dan jauh dari tindakan menyimpang.

Reporter: Sukawati S

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *