BANYUMAS, TRIBUNGARDAIKN.COM– Respons cepat kembali ditunjukkan oleh jajaran Polsek Banyumas Polresta Banyumas dalam menangani laporan masyarakat. Kali ini, petugas berhasil mengevakuasi seorang pria yang diduga mabuk dan tergeletak di depan Bengkel Karunia, wilayah Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas.
Kejadian itu sempat membuat warga sekitar khawatir, sebab pria tersebut tampak tidak sadarkan diri di tepi jalan dan berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban maupun keselamatan lalu lintas. Menyikapi laporan warga, petugas Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) langsung bergerak cepat menuju lokasi.
Setibanya di tempat kejadian, petugas mendapati seorang pria berinisial TN, warga Kecamatan Purwokerto Selatan, dalam kondisi tidak sadarkan diri akibat pengaruh minuman keras. Tanpa menunggu lama, petugas segera melakukan langkah evakuasi dan membawa yang bersangkutan ke Mapolsek Banyumas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Dr. Ari Wibowo, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Banyumas AKP Sudiyono, S.H., mengatakan tindakan cepat ini merupakan bentuk tanggung jawab kepolisian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami langsung menindaklanjuti laporan masyarakat. Setelah kondisi yang bersangkutan sadar, kami memberikan pembinaan dan mempersilakan pulang dengan catatan agar tidak mengulangi perbuatannya,” ujar AKP Sudiyono, Selasa (7/10/2025).
Menurut Kapolsek, pihaknya tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif. Penanganan seperti ini diharapkan mampu memberi efek jera sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya mengonsumsi minuman keras berlebihan.
“Kami mengapresiasi kepedulian warga yang sigap melapor ketika melihat situasi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Kolaborasi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” imbuhnya.
Tindakan cepat tersebut tidak hanya menekan potensi gangguan kamtibmas, tetapi juga mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan atau tindak kriminal. Petugas memastikan situasi di sekitar lokasi kembali aman setelah proses evakuasi selesai. Warga sekitar pun menyampaikan rasa terima kasih atas kesigapan aparat kepolisian yang segera turun tangan.
Dalam kesempatan yang sama, AKP Sudiyono juga mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Setiap laporan dari warga menjadi dasar kami untuk bertindak cepat. Jangan ragu melapor jika ada kejadian yang dianggap mengganggu kenyamanan dan ketertiban,” tegasnya.
Kapolsek menambahkan bahwa Polsek Banyumas terus meningkatkan patroli rutin di titik-titik rawan, terutama di malam hari, untuk meminimalisasi kejadian serupa. Pihaknya berkomitmen menjalankan prinsip pelayanan dengan Kerja Ikhlas, Kerja Cerdas, dan Kerja Tuntas, sesuai arahan pimpinan Polresta Banyumas.
“Setiap laporan sekecil apapun akan kami tindak lanjuti. Kami ingin memastikan kehadiran polisi benar-benar dirasakan masyarakat sebagai pelindung dan pengayom,” ujarnya menegaskan.
Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mengonsumsi minuman keras di tempat umum.
“Selain membahayakan diri sendiri, perilaku mabuk di jalan raya juga bisa memicu kecelakaan dan keresahan warga. Kami akan terus melakukan pembinaan dan penertiban agar Banyumas tetap aman dan tertib,” kata Sudiyono.
Langkah cepat yang dilakukan Polsek Banyumas ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pendekatan yang responsif dan humanis diharapkan mampu memperkuat hubungan kepercayaan antara aparat keamanan dan warga.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Semoga semangat gotong royong ini terus tumbuh di wilayah Banyumas,” tutupnya.






